Dear You…..

Assalamualakum warahmatullah wabarakatuh…..

Hari ini saya ingin berbicara lewat tulisan (untuk kesekian kali)

Karena tidak mudah bagi saya untuk melisankan beberapa macam tanda tanya yang mengambang di udara.

sebenarnya saya sungguh malu untuk membicarakan cinta dalam konteks jalinan antara dua manusia sementara saya tahu sejatinya cinta yang paling hakiki adalah cinta-Nya.

Namun sekali ini saya benar-benar tidak rasional, pesonamu sungguh tidak bisa saya terjemahkan baik dengan majas, analogi atau bahkan dengan angka.

Jika saya membiarkan ego yang berbicara, ingin rasanya memimilikimu dalam suatu ikatan halal-menjadikanmu imam dunia akhiratku atas ijin-Nya.

Tapi tiba-tiba saya tersentak-seperti tersadar atas pemikiran bodoh yang tidak seharusnya ada.

Siapa saya ini? bagaimana bisa manusia sebagai makhluk penghamba justru mendikte Tuhan?

doa dalam setiap sujud supaya Tuhan mengamini egoku seringkali lebih seperti kelancangan untuk mendikte-Nya. Seharusnya saya malu menyebut namamu, sementara saya tahu bahka hakikat kepemilikan itu hanya milik-Nya.

Kau milik-Nya, tak sepantasnya ego saya menjelma menjadi doa untuk memilikimu selamanya, maka hari ini saya mencoba mengalahkan ego itu. Cinta tidak lagi saya deskripikan tentang seberapa besar pesonamu melumpukan logika, cinta yang hadir sesaat dalam hakikat kemanusianku tapi kembali atas cinta yang saya kiblatkan untuk menuju Jannah-nya, atas kuasa dan ke-Maha-anNya……..

(surat) untuk hamba Allah

Dear you…..

Assalamualaikum wr wb……

Semoga kamu dalam lindungan-Nya selalu….

Tulisan ini saya buat untuk membahasakan apa yang sedang coba simpan dalam diam.

Apa kabar? Apa kamu masih sangat menyebalkan seperti biasa?

Tiba-tiba saya merindukan caramu menjawab salam dengan intonasi yang sangat khas….

Lalu caramu tertawa dan mendebat argumentasi saya….

Kadang saya menjadi makhluk yang tidak rasional dengan mengesampingkan logika saat mencoba mengingkari jarak yang tidak bisa dilipat diantara kita.

Sebenarnya apa yang terjadi kita pun tidak pernah tahu, tapi perlu kamu tahu bahwa scene yang pernah saya mainkan dalam skenariomu adalah hal yang saya syukuri. Setidaknya kita pernah belajar banyak hal, tentang hidup, cita-cita, mimpi dan mati,,,,,,

kapan kita memerankan drama di scene yang sama lagi?

kapan kita membahas soal idealitas masing-masing? kapan kita saling menjatuhkan masing-masing argumentasi?

saya tidak pernah menyebut namamu dalam doaku, tidak pernah sekalipun sebelumnya, sampai akhirnya pertemuan yang tidak terduga. Dan doa saya untukmu hari ini adalah semoga Allah menjaga keimananmu, menjaga keselamatanmu, diberi kemampuan untuk bersabar atas setiap ujianNya, dan dituntun setiap langkahmu, Aamiin……

Kepompong udah jadi kupu2

Image

Kita dulu bersama, selalu bersama…nakal  bersama, telat berangkat sekolah bersama, kekantin bersama,bersahabat dari esempe sampe sekarang…..kita sekarang berjauhan, melukis mimpi masing2 yang dulu sempat kita sombongkan….kita terbang ke masing2 mimpi itu, jauh…semakin jauh….tapi akhirnya sejauh apapun itu persahabatan ini ga akan pernah mati guys….

Musim mangga tahun ke~2 (Juni 2010)

23 Juni 2010 pukul 19:50

 

Dulu ada yang marah jika pagi2 aku lupa membersihkan guguran daun mangga dihalaman,
menguning..berserak mengotori taman kecil…atau ada beberapa mangga nan ranum jatuh digerogoti kelelawar, segera ada yang memintaku memanen mangga yang tua,ada yang tak rela kelalawar mendahuinya rupanya..dulu selalu ada yg memuji manisnya mangga gadung itu, atau mencecarkan lidah saat mncicip rujak mangga muda yg kubuat,…kini musim mangga kembali datang, tapi kau tak kunjung pulang, perempuannnn…………………..

Senja tidak begitu Jingga

IMG-20120701-00197

Hari itu senja tidak begitu jingga…..Seharusnya senja kita lihat bersama seperti yang pernah kita bicarakan disore itu. Tapi sekarang kita memilih berjalan sendiri-sendiri, dijalan yang tidak pernah kita rencanakan. Tapi sejauh apapun jarak memisahkan kita, kita masih melihat langit yang sama……

foto usang

foto usang

foto ini ga sengaja gue temuin di backup data gue yang lama, ga ada tujuan apa2 sihh cuma mau ngeksis ajah hehehe…yang pasti foto ini diambil saat gue merasa jadi murid yang baek dan rajin belajar (eheemmm) hahahaha

saya banggaaaa menjadikan kalean bagian dari sebuah perjalanan ilalang:

ruui's avatarladang Ilalang

 

21 Februari 2011 pukul 18:45

Ilalang adalah aku dengan segala ke-aku-anku…..(kata orang gue tuhh femininnnnn…sumpah!!!):

 

1.pernah duel ama anak cowo bersenjata pisau-hasilnya tangan terluka n bekasnya g bisa ilang(untuk yg ketusuk bukan perut, udah mati gue pastinya)

2.prnah jadi otak pengkeroyokan seorang cowo yg saya anggap kurang ajar

3.pernah loncat pager sekolah pas ESEMPE( loncat kedalem sekolah  karena gerbang udah ditutup:semangat sekolah tinggi wkwkwkwkkw…)

4.ngancm preman bego pake pisau belati(pulang dimarahin lovely mom…..hikzzzz)

5.ngebolang nebeng angkot dan trukkkk pick up yg angkot mangga, abis gtu makan bakso dan esteh sambil jalan kaki

6.menjelahi hutan demi sebuah misi: RUJAKAN DISUNGAI JERNIH SAMBIL MANDIIIIIIIII…

7. PUSH UP jam 2 dini hari ampe menjelang subuh di pantai-keseret ombak-pas penempuhan kaos teamnas bernomor punggung 60″DRACULLA” MARABUNTA FOOTBALL CLUB

8.Pernah hampir ditampar senior karena menolak dengan sangat tidak sopan pas disuruh makan kulit pisang rebusssssss….(cool)”lu pikir gue kambinggg???”

9.makan sate kelinci and maen…

View original post 239 more words

Perempuan dipucuk malam (juni 2010)

ruui's avatarladang Ilalang

 

23 Juni 2010 pukul 20:33

Apakah yg menggelepar selain hatinya yg bertasbis dipucuk malam?
Wahai, perempuan…kau yg tak pernah jengah bersujud pda Tuhan….
Adakah kau tau ada yg diam2 mengintipmu dibalik selimut?dia yg kau sebut namanya dalam tiap doa2, adakah kau tau ada yg ikut menangis dibalik kelambu usang?, mendengar mulutmu yg suci meminta pd Tuhanmu….
Adakah kau tau?
Adakah kau dengar? Orang itu adalah aku, anakmu…….

View original post

Sepotong matahari dikamarku

 

11 Juni 2010 pukul 13:38

Disudut kamarku kembali terhampar serpihan mimpi yg masih sempat kupungut kembali juga mukena yg dlu kukemas….
Apakah adzan sudah lama bergema?sedang diriku masih asyik membangun berhala dari imajinasiq sendiri…..kami hanya ingin sekerat tanah,seonggok pohon,sepasang kerbau,sungai yg manis dan sepotong matahari sendiri…..kami tau peradapan berusha menisankan nama kami…..hanya sejengkal kehidupan yg kami pinta,bukankah kita sama2 makhluk bertuhan?bukankah kita sama2 lahir dari cinta adam hawa?tapi knapa saling tikam?…..heal the world,give me little space to breath …

Jengah!just take me home…

 

24 Mei 2010 pukul 23:06

Kembali aku menelusuri jejakmu malam ini, pada tepian jalan,pada halaman,pada mukena yg terhampar pasrah dikamar…taukah kamu?berapa banyak majas yg ku susun ketika kerinduan ini memaksaku menyairkan air mata?taukah kamu sampai jengah ku menghitung malam2 panjang yg kau tinggalkan..harus berapa banyak lagi kalimat retoris yg ku ucap agar kau mau mengerti…tapi kenapa kau tak kunjung krmbali, bunda?