Disudut kamarku kembali terhampar serpihan mimpi yg masih sempat kupungut kembali juga mukena yg dlu kukemas….
Apakah adzan sudah lama bergema?sedang diriku masih asyik membangun berhala dari imajinasiq sendiri…..kami hanya ingin sekerat tanah,seonggok pohon,sepasang kerbau,sungai yg manis dan sepotong matahari sendiri…..kami tau peradapan berusha menisankan nama kami…..hanya sejengkal kehidupan yg kami pinta,bukankah kita sama2 makhluk bertuhan?bukankah kita sama2 lahir dari cinta adam hawa?tapi knapa saling tikam?…..heal the world,give me little space to breath …
Monthly Archives: March 2014
Jengah!just take me home…
Kembali aku menelusuri jejakmu malam ini, pada tepian jalan,pada halaman,pada mukena yg terhampar pasrah dikamar…taukah kamu?berapa banyak majas yg ku susun ketika kerinduan ini memaksaku menyairkan air mata?taukah kamu sampai jengah ku menghitung malam2 panjang yg kau tinggalkan..harus berapa banyak lagi kalimat retoris yg ku ucap agar kau mau mengerti…tapi kenapa kau tak kunjung krmbali, bunda?
Langit,antara kebiruanmu dan aku
Langit,
hari ini saya ingin berbicara pda diri saya sendiri…
Sesaat sja…kumohon dengarkanlah saya…
Perjalanan ini begitu mengguruiku…
Kalau saja kau tau betapa kebiruan wajahmu semakin mengukuhkan ksendirianku…kau menjadi saksi tangan takdir yg mencengkramku saat ini…mengelakkan senyum yg patah diujung senja usia,
jangan mengasihiku wahai, langit…
aku tau terlampau banyak roman yg kutuliskan diwajahmu hingga hari2 bagimu hanya berupa duri…
Tp disatu senja ne q ikrarkan padamu akan suatu rahasia alam yg sempat q terjemahkan dlm hakikat kemanusiaanq:
aq dan kebiruan wajahmu adalah satu
Perempuan dipucuk malam (juni 2010)
Apakah yg menggelepar selain hatinya yg bertasbis dipucuk malam?
Wahai, perempuan…kau yg tak pernah jengah bersujud pda Tuhan….
Adakah kau tau ada yg diam2 mengintipmu dibalik selimut?dia yg kau sebut namanya dalam tiap doa2, adakah kau tau ada yg ikut menangis dibalik kelambu usang?, mendengar mulutmu yg suci meminta pd Tuhanmu….
Adakah kau tau?
Adakah kau dengar? Orang itu adalah aku, anakmu…….
Sajak~sajak kamar
Ini kali hanya ada doaku mewangi dstiap sujud…padamu, perempuanku..! Sgala yg pernah kau ajarkn,doa,dan ayat2 al kitab yg syahdu….dulu kupersmbahkn untuk orang yg ku panggil ‘bapak’…disetiap dentum adzan menggema…kemana kau ,perempuanku? Ini sudah wktunya kita menaburkn doa untuk bapak, lupakah engkau?…ahh…itu sudah berlalu! Skarang namamu yg ku sebut menjadi bagian doaku! <andai kau tau, dsini tnpa khadiranmu disisi,hidup bagiku tak jauh beda dengan mati>
Hujan!hujan!(sudah reda)kota mati~juli’09
Aku melihat
bulan berkaca
pada kubangan…
Pasi…
Sepi…
Kulihat juga wajah perempuanku yg bersolek brsma bulan,
aq ingin menangkupnya,
rindu pada perempuanku yg membuncah,
aku merindukanmu,ibu…perempuanku!
Tapi Tiba2 seekor katak melompat kekubangan,
air memencar smpai ke mataku,
pedih…
Sepedih aku kehilangan bulan yg berkaca brsma perempuanku…
Sajak~sajak kamar II
Dulu aku bertanya pd ibu,dimana rumah bapak yg berupa syurga itu?
Dulu aku marah Tuhan mengambil bapakku, tp kau adalah yg pling tegar,wahai perempuanku!! Kau blang Tuhan ingin memeluk bapakku dalam damainya, dan aku percaya! Bahkan ketika Tuhan jg memanggilmu dan membangunkan syurga untukmu, aku percaya!tp taukah engkau perempuanku, aku disini begitu terluka…karena membiasakan mataku tak mlihat senyummu adalah kematian yg nyata….
Romansa bawah kamboja
Ini kali napasq kembali tersekat, memeluk tubuhmu yg brupa gundukan tanah….ah perempuanq, andai kau mengerti perih yg hingar diantara taburan doa mewangi ini….tp ada tangan kokoh yg menangkupq dlm pluk, dy meyakinkn atas takdir Tuhan…dy blang kau bhagia dlm diam,
ah,…kulihat guguran kamboja memandangq iri….apakah kau jg melihat kami?
catatan ini saya tulis ketika untuk pertama kalinya aku mengunjungi makammu bersama orang yang kucintai (saat itu) dan sekarang aku ga akan ziarah kemakammu bersamanya lagi karena laki2 itu sudah tidak berarti lagi, dia cuma sepotong kenangan hehehe, at least dulu aku pernah mencintainya……
saya banggaaaa menjadikan kalean bagian dari sebuah perjalanan ilalang:
Ilalang adalah aku dengan segala ke-aku-anku…..(kata orang gue tuhh femininnnnn…sumpah!!!):
1.pernah duel ama anak cowo bersenjata pisau-hasilnya tangan terluka n bekasnya g bisa ilang(untuk yg ketusuk bukan perut, udah mati gue pastinya)
2.prnah jadi otak pengkeroyokan seorang cowo yg saya anggap kurang ajar
3.pernah loncat pager sekolah pas ESEMPE( loncat kedalem sekolah karena gerbang udah ditutup:semangat sekolah tinggi wkwkwkwkkw…)
4.ngancm preman bego pake pisau belati(pulang dimarahin lovely mom…..hikzzzz)
5.ngebolang nebeng angkot dan trukkkk pick up yg angkot mangga, abis gtu makan bakso dan esteh sambil jalan kaki
6.menjelahi hutan demi sebuah misi: RUJAKAN DISUNGAI JERNIH SAMBIL MANDIIIIIIIII…
7. PUSH UP jam 2 dini hari ampe menjelang subuh di pantai-keseret ombak-pas penempuhan kaos teamnas bernomor punggung 60″DRACULLA” MARABUNTA FOOTBALL CLUB
8.Pernah hampir ditampar senior karena menolak dengan sangat tidak sopan pas disuruh makan kulit pisang rebusssssss….(cool)”lu pikir gue kambinggg???”
9.makan sate kelinci and maen outbont di SARANGAN…..maen detektif2an…….KIDEKAAAAAAA…….
10. ngecengin cowo2 peserta PERKEMAHAN SAKA BAKTI HUSADA TINGKAT JAWATIMUR dan UNBELIEVEBLE kitaaaa dapettttt JUARAAAAAAAAA……padahal camp kita paling ga modal….berangkat ke JEMBER pakeee AMBULANNNCCCCEEE……..
11.Penah menjelajahi hutannnn sama temen2 sarap yg kewarasannya perlu dipertanyakannnn…GHG….!!!!!
12.hampir TIAPA HARIIII menggilaaaa pake kostum aneh2 demi maen drama pelajaran yg kusukai”SASTRA”
13. menggilaaa dirumahhh niaaa baca komik2 gokiel sehariaannnnn
14. menghadiri penggerebekan pernikahan temen KIDEKA dan berbuat super malu2in…terutama anak cowo2 yg makan superrr rakuuusss ga kiraaa2….
15.jadi tersangka utama bersama KIDEKA untuk ilangnya mangga dan jambu di halaman SMASA……
16.ngebolanggg kesurabya sama niaaaa ampeee batal puasa saking ga tahannn ma panaasssss
17.ngegila bersama kesedudo jalan kaki sama anak2 SBH and LAECC……………(parah!!!sumpah!!capeeee….)
18.seru2an dirumah asep pas taon baruuu…bakar2……tidur gado2 diterasssss…terus pulangnya maen basket dialun2..terus berantem sama cowonya yuyun paradise(maki2an ditelp)…trus akhirnya yuyun putussss….teruss..teruusss…eh yuyun nangis ga yah waktu itu?(lupa)wkwkwkwk
19.menggilaaa lebarannn taon 2010 dirumah ucha yg ngambek…..makan di SATRIA…..duitnya kuranggg…malu2innn…untung ada si asep yg lage ultah dipalakinnnn wkwkwkwkwk
20.Bikin skenario pertunjukan ama leny,ajeng,phitrex,zebra,tice de el ell…bahasa punyaaa pkoknyaaaa
21.ikutan lomba mading contes bersama anak2 gokiel bahasaaa….mati2an menuhin deadline……
22. suka ngeboloss kalo pelajaran paling BORING…..ANTROPOLOGY…….
23. baca komik sampe malem dikamar laila chusnia, nyatroni rental komik
24. bikin project novel bersama laila chusnia
25. berangkat sekolah barenggg, tidur bareng, pulang bareng, edisi _nebeng dirumah laila chusnia
…..to be continued….will u add more?
de el el
bangganya saya punya pngalaman keren ma temen2 gokil guueeee..luph u guys
Sebuah 16 Juni di tahun 2008,
Kota Angin, Juni 2008
Tiga tahun berlalu begitu cepat, rasanya baru kemarin tanggal 16 Juni 2008 kita lewati.
Perempuanku……masih ingatkah kau setelah selesai aku menyirami mawar dan bakung dihalaman dan kita duduk berdua diberanda? Aku yang sudah beranjak sebesar ini selalu manja tiduran dipangkuanmu sambil menyombongkan segala mimpi2ku. Kau tau aku begitu gelisah menanti pengumuman kelulusan dan meyakinkan hatiku bahwa aku akan lulus dengan sempurna. Kau mungkin merasa perih disaat aku butuh wali untuk mengambil surat keterangan kelulusan kau tak kuasa. Kondisi pasca operasi tidak memungkinkan kau pergi ke sekolahku. Kita pun tak pernah berharap manusia2 yang terlahir dari rahim yang sama denganmu menjadi waliku, mereka terlalu malu untuk mengakui kita sebagai sodara sejak kita jatuh dan meruntuhkan skandal perdata mereka. Lain halnya ketika karirmu masih berjaya, siapa sih yang tak menjilat kita? Hahh…sudahlah Bunda, perempuannku,….untunglah ada temen mas Yudha yang sudi membantu kok, tak perlu mengharapkan mereka. Kata orang ,kadang memang ada hubungan sodara yang tak perlu diikat dengan hubungan darah….dan itu benar,….Allah begitu Maha Adil…..
Ada tangis haru saat kita membaca surat kelulusannku, “Selamat ulang tahun, sayang…..Ibu bangga sekali padamu, nilaimu sangat memuaskan nak….tak sia2 Ibu selalu mendoakanmu sambil berbaring dirumah sakit. 6 Bulan Ibu hanya mampu mendoakkanmu jauh disana, berjuang untuk sembuh….berjuang untuk melihat kelulusanmu ……” Katamu lirih. Ada perasaan bahagia yang berpendar dihatiku. Ku hapus air mata di pipimu yang kurus. Pasca operasi dan kemoterapi masih menyisakan kecantikan diwajahmu. Taukan Bunda, saat kau terbaring 6bulan di RSUD Dr. Soetomo SBY, aku seolah ikut merasakan sakitmu….diantara doa2mu yang khusuk kau tujukan padaku, aku disini juga berdoa untuk kesembuhanmu. Tiap tengah malam di sujud Tahajud selalu doa2 mewangi aku pintakan kesembuhannmu pada Allah, meminta agar saya diberi kesempatan berbakti padamu. Kadang setelah sholat aku kembali membuka buku2 pelajaranku sampai subuh menjelang, ku tahu aku harus belajar lebih keras untuk bersaing dengan teman2 yang ikut les tambahan diluar jam sekolah. Karena aku tak mungkin ikut les seperti mereka, sementara kau terbaring sakit dan butuh banyak biaya, kakak yang sekaligus jadi tulang punggung keluarga harus berhenti bekerja dan menjagamu. Maha Besar Allah, Ibu…….meski tanpa famili dan tanpa uang kita masih bisa bertahan dari ujian ini.
Angin kembali menggugurkan daun2 mangga gadung dihalaman, kita masih asyik bercengkerama. Seringkali kau membelai rambutku dengan tatapan lembut penuh kasih, dan kubalas dengan mencium tanganmu. Aku masih asyik bercerita tentang saat hari pertama ujian nasional aku tak punya nomor ujian karena sejak kau sakit aku tak pernah bayar uang sekolah. Uang beasiswa hasil mati2an belajar menjaga prestasi tak cukup untu melunasinya.Bahkan aku tak punya pensil 2B yang pada waktu itu cuma seharga 3ribu, kebetulan beberapa hari aku tak mendapat uang saku dari Budhe tempat kau menitipkanku. Rasanya sejak uangnya hilang aku begitu tersisihkan dirumah itu. Jarang disapa dan diberi uang jajan. Padahal demi Allah, aku tak pernah mencuri uangnya. Tapi Alhamdulilah Allah kembali menolongku, sahabat baikku meminjamkan pensilnya cadangan untukku. Waktu siang hari melewati parkiran kebetulan saya menemukan pensil yang masih bisa kugunakan. Waahh…betapa Allah menyayangi saya ya, bunda? Hasil dari kerja keras belajar siang malam dan doa2 akhirnya terbayar dengan nilai2 yang mengagumkan. Dan satu lagi Bunda, hadiah ulang tahun terindah tahun ini adalah melihat kau kembali disisiku, memelukku kembali setelah sekian lama kita terpisah dan sama2 berjuang. Bagiku tak ada moment ulang tahun yang seindah ini. Meski kurang lengkap tanpa kehadiran mas Yudha yang kembali bekerja. Tapi aku yakin dia pasti ikut bangga…..
Kini 16 Juni kembali hadir, tahun ke tiga tanpamu terasa begitu menyakitkan. Aku hanya ingin kau hadir dalam mimpiku sama seperti malam2 biasa, mengecupku dan memelukku hangat. Aku begitu merindukannmu, merindukan rawon buatanmu…..rindu candaanmu….rindu keluh kesahmu saat kau pulang dari kantor, rindu menanam koleksi bunga dihalaman denganmu…..rindu semua cerita rentangmu,
Sayang sekali bunda, kau tak sabar melihatku berdiri dengan tegak sendiri………Kau pergi sebelum aku sempat membuktikan mimpi2 yang kusombongkan padamu…hanya doa2 saja yang kuhadiahkan padamu di tiap sujud…Kini di 16 juni tahun ini harapanku hanya satu: semoga Allah mengajarkan aku untuk mengiklaskanmu…..aku cinta Bunda….perempuanku……cahayaku………Ajari aku kembali melukis senyum tanpamu……………….